nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gilang Dirga Lebarkan Sayap Jadi Produser

Alan Pamungkas, Jurnalis · Rabu 31 Agustus 2016 23:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2016 08 31 206 1477940 gilang-dirga-lebarkan-sayap-jadi-produser-f5lm6fjOjJ.jpg Gilang Dirga (Foto: Ist)

JAKARTA - Selain menjadi aktor dan presenter, rupanya Gilang Dirga telah menerjukan sayap di dunia hiburan. Gilang Dirga kini sempat sibuk di belakang layar dengan menjadi produser di bawah rumah produksi Mahakarya Pictures.

Film Silek dan Surau menjadi film perdana yang menjadi garapannya. Banyak alasan kenapa Gilang Dirga menggarap film Silek dan Surau garapan sutradara Muhammad Arief itu.

"Saya di sini jadi produser terus jadi pemain juga tapi enggak banyak scene-nya. Karena ceritanya orisinil, banyak pesan-pesan penting yang terkandung dalam dialog-dialognya sendiri. Ini bisa menjadi sesuatu yang baru buat sebagian orang yang belum mengenal tentang hubungan surau dan silek (silat)," ujar Gilang dalam rilis yang diterima Okezone.

Menjadi produser bukan hal yang mudah bagi Gilang Dirga. Namun demikian, karena film merupakan passion-nya, Gilang selalu semangat menghadapi permasalahan, termasuk masalah finansial yang sering dialami produser film pada umumnya.

Di film perdananya, cerita khas Minang menjadi perhatian tersendiri bagi Gilang Dirga. Dirinya sangat tertarik dengan budaya Minang yang syarat makna dalam kehidupan sehari-hari.

"Karena menurut saya Minang adalah salah satu daerah yang budayanya sangat kuat. Kultur dan adat istiadatnya tetap dijunjung tinggi. Selain itu yang bikin saya bersemangat karena saya sendiri pun masih punya darah keturunan Minang," jelas Gilang.

Film Silek dan Surau adalah cerita tentang tiga sekawan yang berusia 10 tahun yag suka belajar silat kepada Rustam (Gilang Dirga). Film ini menceritakan kehidupan anak usia 10 tahun dan orang dewasa dalam memandang silat dan surau dalam konteks kekinian dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari.

Film ini akan memulai syuting dari 27 Agustus - 10 September 2016 berlokasi di Bukittinggi, Agam dan sekitarnya.

(aln)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini