Choi Lam Sin merupakan sebuah alat spiritual pemanggil arwah yang mirip dengan jelangkung. Benda yang sangat populer di Kalimantan Barat ini membuat Marcos Tjung menggugah mengangkatnya ke sebuah film.
"Ini sebuah wadah untuk mempromosikan budaya daerah. Choi Lam Sin juga punya bobot mistis yang kuat sebenarnya" ujar Marcos saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta.
Pentolan grup vokal XDRAGON ini sengaja memberi judul filmnya Choi Lam Sin agar benda ini menjadi populer. "Namun kami juga meramunya bukan horor semata, tapi ada pesan yang di sampaikan dalam film ini," lanjutnya.
Choi Lam Sin bercerita tentang lima anak muda, yakni, Lee, Ratu, Ayu, Steve dan Andrew yang dipertemukan di sebuah rumah tua milik ibu Dewi, seorang janda berperawakan misterius. Ibu Dewi mengubah rumah tua tersebut menjadi kos-kosan.
Tak ada yang tahu jika rumah tua itu memiliki misteri horor yang sangat menakutkan dan mengerikan.Pembunuhan sadis memang pernah terjadi di rumah tersebut.
Teror mengerikan pun dimulai. Dengan menggunakan sebuah media permainan alat pemanggil arwah yang disebut Choi Lam Sin, maka Lee, Ratu, Steve, Andrew, dan Ayu pun bahu membahu berjuang keras mengusir arwah mengerikan tersebut.
Marcos menggandeng Tebeschuller sebagai sutradara film yang akan dibawa ke Sundance Film Festival 2015 itu. Marcos tak mau muluk-muluk terhadap penggarapan film ini. Tapi, dia juga tak mau membuat film yang asal jadi tanpa memperhatikan kualitas.
"Saya tidak cari untung atau tidak semata komersil membuat film ini. Bagi saya Tebeschuller punya gaya sendiri meramu ketegangan dalam film ini. Dan pemutaran film ini eksklusif hanya di beberapa bioskop saja," pungkasnya.
(rik)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri