Di film itu, Karina berperan pula sebagai wanita pengidap low vision yang harus menggunakan teropong khusus untuk bisa melihat jarak lebih dari 2 cm.
"Jadi memerankannya lebih sulit daripada merani tuna netra. Itu ada pendalaman karakter khusus, aku juga observasi tiga bulan," imbuhnya.
Dari kedua peran tersebut, Karina lebih kesulitan memerankan peran sebagai wanita pengidap low vision dibanding dengan perannya sebagai Nada di film Mantan Terindah.
"Yang pertama (What They Don't Talk About When They Talk About Love) lebih sulit, mungkin karena yang kemarin lebih ke fisik, kalau yang sekarang lebih ke penjiwaannya. Karena yang aku perankan juga spesial karakter bukan perempuan biasa, jadi dia cacat. Hampir tuna netra, namanya low vision, dia bisa lihat cuma sampai jarak 2 cm," tandasnya.
(nsa)