Oasis Reuni, Gitaris Rela Tak Dibayar

Rama Narada Putra, Jurnalis · Senin 05 Mei 2014 11:26 WIB
https: img.okezone.com content 2014 05 05 386 980125 qZNltUrMUZ.jpg Oasis (Foto: WENN)

LONDON – Menanggapi isu reuninya band Oasis, sang gitaris, Paul Arthurs, mengaku sangat bahagia jika hal tersebut benar-benar terjadi. Bahkan, Paul rela tidak dibayar saat manggung bersama Oasis kelak.

Desas-desus reunian pelantun hits "Wonderwall" itu muncul pada April lalu. Saat itu, Liam Gallagher berkicau di akun Twitternya mengenai kemungkinan bandnya bersatu kembali.

Beberapa rumah taruhan di Inggris dengan cepat meramalkan, band tersebut akan tampil di Festival Gasltonbury, bulan Juni mendatang. Namun, promotor festival tersebut telah membantahnya.

Paul kini tengah membuat dukungannya untuk dapat manggung bersama, meski belum ada kejelasan apakah mereka akan sungguh-sungguh bersama lagi. Dalam sebuah wawancara, dia akan bergerak cepat jika isu tersebut menjadi kenyataan.  Meski tidak mengetahui secara pasti, dia menilai hal itu bisa saja terjadi.

"Saya akan langsung berada di sana secepat peluru, dan saya melakukan itu bukan karena apa-apa. Saya tidak tahu (isu reunian). Jangan tanya saya. Siapa tahu, kadang hal-hal aneh bisa saja terjadi," ungkap Paul, seperti dikutip dari Contactmusic.

Setelah rumor reuni Oasis muncul, Noel Gallagher bergurau akan setuju berkumpul kembali dengan syarat bertukar setengah miliar kondom atau teh celup.

Band asal Kota Manchester itu berpisah pada tahun 2009, setelah Noel dan Liam Gallagher keluar dari tur mereka. Tahun ini menandai HUT ke-20 Oasis, terhitung dari rilis debut albumnya, Definitely Maybe.

Sedangkan Arthurs, meninggalkan band pada tahun 1999, saat proses rekaman album Standing on the Shoulder of Giants. Dia digantikan oleh Gem Archer, yang kemudian membentuk Beady Eye dengan Liam Gallagher. Demikian seperti dilansir dari Contactmusic.

(rnp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini