JAKARTA - Band Kuburan yang kini berganti nama jadi The Kubs menyajikan beragam jenis musik di album terbarunya berjudul 'Booming 2: 24 Jam Nonstop Music Hits'. Mulai dari musik ska, dangdut koplo Pantura, RnB, pop Melayu, dan musik etnik Minang.
“Kita ini kan memang band yang multigenre, jadi kita punya 10 lagu dan itu musiknya beda semua enggak ada yang sama,” jelas Denny saat berkunjung ke redaksi okezone di Gedung Highend lantai 4, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Barat, Jumat (4/11/2011).
Denny menjelaskan, semua album The Kubs yang digawangi oleh Priya Ariopanji/Priya (vokal), Raka Aulintara/Raka (gitar), Donny Akbar Raymuzada/Donny (gitar), Muhamad Riski Maulana/Udhe (kibor), Isdintomadi/Dino (drum), Denny Rahmat Ramdani/Denny (bas) mulai album pertama hingga ketiga tidak pernah hanya mengacu pada satu genre musik saja.
“Ada beberapa yang belum pernah kita masukin di album yang lama. Kalau di album kedua kan ada lagu disko yang judulnya Tua Tua Kelabing, yang sekarang kita juga ada disko tapi lebih ke disko pantura alias dangdut koplo. Intinya kita enggak mau mengkotakkan musik makanya kita coba buat masukin semua jenis musik,” ungkap bassis The Kubs ini.
Sewaktu masih menggunakan nama Kuburan Band, The Kubs sudah menelurkan dua buah album yakni 'The Greatest Hits Vol 2' (2006) dan 'Booming!!! Be Are The Kill Young Pen Think Gun Thank (2009). Selain itu, The Kuburan/The Kubs pernah membuat album EP (Extended Play) yang hanya tiga lagu pada 2007.
Konsep kostum mereka pun berubah. The Kubs tidak lagi mengenakan dua warna hitam putih pada kostum maupun pada topeng. Band asal Bandung berkarier sejak 2001 itu sengaja merubah pola menjadi lebih warna warni pada kostum juga warna topeng mereka.
"Dulu memang kita sudah berkomitmen, setiap sepuluh tahun kita harus mengalami perubahan. Baik itu pada nama, maupun konsep penampilan," tutur Priya.
(tre)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri