Christian Bautista Jadi Guru Musik di Indonesia

Johan Sompotan, Jurnalis · Selasa 19 Oktober 2010 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2010 10 19 206 384146 e89ge5fd0I.jpg Christian Bautista. (Foto: Tomi/Okezone)

JAKARTA - Bosan di Filipina, Christian Bautista berlabuh di Indonesia. Dia pun tidak lagi menjadi seorang rockstar, tetapi beralih menjadi seorang guru musik bagi anak-anak cacat.

Itulah sepenggal cerita dari film yang akan dibintang Christian di Indonesia, judulnya Simfoni Luar Biasa. Dalam film ini, dia beradu akting bareng Maribeth, Ira Wibowo, dan Sophie Navita.

“Di situ saya punya adik tiri (Valeria Thomas). Secara tidak sengaja diajak ke YPAC, akhirnya saya menjadi guru musik. Guru yang spesial, karena murid-muridnya juga spesial,” paparnya ditemui di acara syukuran film Simfoni Luar Biasa,  di YPAC Jalan Hang Lekir III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/10/2010).

Pelantun The Way You Look at Me ini mengatakan film tersebut adalah film pertamanya di Indonesia. Namun dunia akting bukan lagi hal baru bagi Christian, karena sebelumnya dia sudah membintangi dua judul film di negeri kelahirannya.

“Bagi saya akting adalah bukan sesuatu hal yang baru dan ini tantangan bagi saya,” katanya.

Christian menambahkan tetap membutuhkan eksplorasi talenta di bidang ini. Pasalnya, dia merupakan artis yang besar lewat dunia tarik suara.

“Saya ingin menjadi aktor, selain nyanyi. Sebab saya ingin mengembangkan bakat saya yang lain selain di musik. Siapa tahu dua bidang ini bisa saya jalankan,” harapnya.

Demi memaksimalkan perannya di film ini, Christian belajar bahasa Indonesia secara khusus. Dia mengaku gugup, tapi Christian pantang malu bertanya kepada semua orang.

“Saya ingin go international, agar semua orang bisa melihat karakter saya,” urainya.

Teman duet Bunga Citra Lestari ini setuju membintangi film Simfoni Luar Biasa ini, karena ceritanya bagus. Para kru yang terlibat, termasuk Maribeth, bisa meyakinkannya.

“Karena ini belum pernah saya lakukan selama hidup saya. saya memilih Indonesia, karena saya lebih tahu Indonesia dibanding negara lain,” pungkasnya.

(nov)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini