Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Shankar RS Dituding Tipu Elva Sahvita

Elang Riki Yanuar , Jurnalis-Kamis, 08 Juli 2010 |09:30 WIB
Shankar RS Dituding Tipu Elva Sahvita
Elva Sahvita (Foto:Elang Riki Yanuar/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Belum dirilis tapi film I Know What You Did on Facebook sudah bermasalah. Pihak pembuat film dianggap telah menipu Elva Sahvita, penyanyi yang mengisi soundtrack film ini.

Masalah ini berawal saat label yang menaungi Elva, NO2, sepakat bekerja sama dengan Shankar RS selaku produser film. Shankar RS meminta Elva mengisi soundtrack film yang akan dirilis 15 Juli 2010 itu.

Merasa mendapat ajang yang tepat untuk berpromosi lagu dan artisnya lewat film itu, pihak manajemen Elva bersedia tidak dibayar saat lagunya dijadikan soundtrack film. Bahkan Elva membuat lagu yang berjudul Add My Facebook dan Aku Bagaimana dengan biaya sendiri.

Karena saling percaya dan menganggap kerja sama yang saling menguntungkan, kedua belah pihak tidak menuangkan perjanjian secara tertulis. Mereka hanya diikat komitmen dan perjanjian lisan.

Masalah muncul saat Elva dan manajemen menonton premiere film IKWYDOF, Selasa, 6 Juni 2010. Mereka terkejut karena lagu mereka ditampilkan tidak sesuai perjanjian awal. Lagu Add My Facebook yang dijanjikan akan diputar selama 1 menit dan lagu Aku Bagaimana yang akan diputar penuh dalam film, ternyata tidak terealisasi.

Dua lagu milik penyanyi kelahiran Jakarta, 11 Juni 1986, itu banyak dipotong. Ulah main potong lagu itu dianggap Elva dan manajemen merusak keindahan lagu.

"Kita tidak puas dan merasa agak dilecehkan. Komitmen awalnya, lagu itu tidak ada yang dipotong, tapi ternyata cuma jadi back song. Kita jelas merasa tertipu," kata produser NO2 Indra saat ditemui di NO2 Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2010) malam.

Indra sudah menyatakan komplain kepada pihak PH tentang masalah ini. Namun belum mendapat tanggapan serius dari produser film yang dibintangi Fanny Fabriana itu.

"Mereka berjanji mau minta maaf karena mengakui kesalahan. Tapi sampai sekarang kita belum dapat kabar permintaan maaf resmi," ujarnya.

Jika keluhannya tidak ditanggapi, NO2 mengancam akan membawa masalah ini ke ranah hukum karena pelanggaran hak cipta. Mereka pun memberi waktu satu minggu sebelum bertindak lebih jauh.

"Kalau keluhan kita enggak ditanggapi, kita akan melaporkan tentang hak cipta yang digunakan tanpa persetujuan. Kalau mereka tidak mau menanggapi, kita akan minta stop film itu dimainkan karena ada hal yang belum beres dengan kita," pungkas Indra.

(ang)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement