JAKARTA - Grup band Cannonball diteror. Para personelnya heran karena mereka tidak pernah mempunyai musuh. Mereka merasa selama hidupnya selalu berbuat baik kepada siapapun.
Sisca sang vokalis mengaku, selama mereka melakukan pekerjaan di dunia musik ataupun selain di musik, Cannonball selalu ramah kepada semua orang.
"Kita itu tidak pernah ada musuh. Kita selalu baik kepada siapa saja karena kita ingin hidup tentram," ungkap Sisca, saat ditemui di kawasan Johar, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Grup band yang digawangi oleh Sisca Mirano (vokal), Ade Yotolemba (gitar), Jotey (bass), Tyo (gitar) serta Kiki Mirano (drum) ini, mendapat ancaman akan dibunuh. Ancaman dikirim orang tak dikenal saat mereka usai promo di pulau Jawa.
"Awalnya, kita biarkan. Cuma lama-kelamaan bisa menjadi ancaman buat kita sendiri," imbuhnya.
Sisca sangat menyayangkan datangnya teror ketika Cannonball sedang berusaha bangkit. "Kita merasa campur aduk. Kita berusaha bangkit lagi, tapi kenapa kita harus tersandung masalah," ujarnya sambil menangis.
Cannonball ingin si pelaku bersikap jantan agar masalah yang sedang dihadapi bisa cepat selesai. "Kita ingin pelakunya gentleman. Bertemulah face to face dengan kita," tantangnya.
Teror yang diterima band penembang Mengalah itu dalam bentuk SMS berisi ancaman pembunuhan. Seakan ingin menunjukkan keseriusan ancamannya, peneror memotong beberapa sepatu dan sandal milik Sisca.
(ang)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri