Adegan itu langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar. Ada yang merasa simpati karena nyatanya, seorang idol bisa mengetahui ketikan jahat atau kritik yang bertebaran di media sosial. Namun, di sisi lain, netizen juga merasa segmen tersebut dibuat terlalu dramatis, padahal banyak artis yang mengalami hal serupa.
Pelantun Money itu juga menceritakan bagaimana beratnya menjalani masa trainee selama lima tahun dan menjadi trainee non-Korea pertama di YG Entertainment. Dokumenter ini turut menyoroti saat dirinya berada di bawah agensi, hingga berhasil melebarkan sayapnya dengan mendirikan agensi sendiri, LLOUD.
Sayang, film dokumenter Lisa tidak dapat menampilkan masa-masa sang idol mulai meniti karier sebagai trainee di usianya yang masih muda, 14 tahun. Bahkan, idol asal Thailand itu berhasil mengalahkan 4.000 peserta lainnya di usia 13 tahun.
Lantaran, YG Entertainment disebut tidak memberikan izin untuk menggunakan cuplikan Lisa saat masa trainee hingga video musik dan lagu-lagu BLACKPINK. Alasan itu diungkapkan oleh sang sutradara, Sue Kim.
"Kami sama sekali tidak bekerja sama dengan YG dalam film ini. Saya akan mengatakan, kami berusaha keras untuk mendapatkan lisensi beberapa cuplikan masa trainee Lisa sebelumnya atau video musik atau lagu Blackpink, sayangnya kami tidak diizinkan. Itulah sejauh interaksi kami dengan YG," tutur Sue Kim dikutip dari Variety, Rabu (14/10/2026).
Kerennya, Always LALISA ditayangkan perdana di Festival Film Toronto 2026 pada 11 dan 12 September 2026 kemarin. Kini, para penggemar bisa menyaksikan perjuangan Lisa di balik layar di bioskop pada 12-18 Oktober 2026.