"Yang terpenting, psikologi anak saat ini tidak ada masalah, ya. Itu yang terpenting. Karena sekarang bisa dilihat anak-anak juga tumbuh kembangnya cukup baik, psikologinya tidak ada masalah, fisiknya juga tidak ada masalah. Jadi kami rasa kurang relevan lah," sambungnya.
Guna memperkuat bukti di persidangan hak asuh anak, tim kuasa hukum Sarwendah telah menggandeng psikolog forensik independen dari rumah sakit.
Chris memastikan hasil pemeriksaan tersebut objektif dan terbebas dari intervensi pihak mana pun untuk membuktikan bahwa kabar dugaan kekerasan itu keliru.
"Sekalipun ada (isu tersebut), kami pastikan bahwa kami sudah punya hasil psikolog yang terbaru yang memang memeriksa terkait anak dan kami pastikan tidak ada KDRT terhadap anak, ya," tegas dia.
Sementara itu, dalam agenda sidang kali ini, Sarwendah tampak tidak hadir secara langsung. Kuasa hukum lainnya, Abraham Simon, menjelaskan ketidakhadiran sang artis dikarenakan agenda persidangan masih berada di tahap verifikasi alat bukti surat.