Si Doel The Musical Hadir di TIM Januari 2027, Angkat Ikon Betawi ke Panggung Musik

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Sabtu 10 Oktober 2026 22:18 WIB
Si Doel Musical
Share :

JAKARTA – Kisah keluarga Si Doel yang lekat dengan kehidupan masyarakat Betawi akan hadir dalam format pertunjukan musikal melalui Si Doel The Musical. Diproduksi Sozo Entertainment bersama RuMusikal, pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada 7–31 Januari 2027.

Pertunjukan ini menjadi bagian dari perayaan lebih dari 50 tahun perjalanan Si Doel sekaligus menyambut momentum lima abad Jakarta. Karakter-karakter yang selama ini dikenal melalui film dan sinetron akan dihadirkan kembali melalui perpaduan akting, musik, vokal, koreografi, dan tata panggung.

Dalam konferensi pers di Kotji 73, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026), tim produksi mengumumkan jajaran pemeran utama yang akan menghidupkan karakter ikonik tersebut di atas panggung.

Si Doel The Musical diproduksi dengan restu dan izin Karnos Film selaku pemilik kekayaan intelektual (IP) Si Doel. Adaptasi ini berupaya mempertahankan identitas cerita, kehangatan keluarga, humor, serta budaya Betawi, sekaligus menawarkan pengalaman baru bagi penonton lintas generasi.

Produser RuMusikal, Shafiq Husein, mengatakan format musikal dipilih karena menjadi medium yang belum pernah digunakan untuk mengangkat kisah Si Doel secara khusus.

"Si Doel Anak Sekolahan sudah dikenal melalui film, kemudian sinetron, dan memiliki trilogi film. Namun, medium musikal yang mengangkat cerita ini belum ada. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang benar-benar bisa keluar dari pakem sebelumnya," kata Shafiq.

Menurut dia, lagu-lagu dan karakter dalam semesta Si Doel memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pertunjukan musikal. Produksi ini juga diharapkan menjadi jembatan antara generasi yang tumbuh pada era 1990-an dan penonton masa kini.

Tantangan utama, kata Shafiq, terletak pada pemilihan pemeran yang tepat serta upaya menghadirkan format baru tanpa menghilangkan esensi cerita yang telah dikenal masyarakat.

Melibatkan 1.450 Peserta Audisi

Proses pemilihan pemain menjadi salah satu tahapan penting dalam produksi Si Doel The Musical. Tim produksi menyaring sekitar 1.450 peserta audisi selama dua bulan hingga terpilih 30 pemain yang dinilai memiliki kemampuan akting, vokal, musikalitas, dan performa panggung sesuai kebutuhan pertunjukan.

Sutradara Pasha Prakasa mengatakan gagasan mengadaptasi Si Doel ke panggung musikal muncul setelah dirinya menggarap musikal Keluarga Cemara. Ia kemudian mencari karya film Indonesia lain yang memiliki karakter kuat dan dekat dengan ingatan masyarakat.

"Saya merasa luar biasa karena karya ini punya tempat tersendiri dalam ingatan saya. Ada kebanggaan tersendiri ketika mendapat kesempatan untuk kembali berkarya di Jakarta sekaligus menghibur penonton melalui karakter yang saya cintai," ujar Pasha.

Ia menyadari bahwa mengadaptasi karakter yang sudah melekat di benak publik membawa tanggung jawab besar. Karena itu, proses audisi dilakukan dengan memberikan sejumlah monolog kepada calon pemain untuk melihat cara mereka menginterpretasikan karakter.

Bagi Pasha, para aktor perlu memiliki warna dan pendekatan masing-masing selama tetap sesuai dengan karakter yang diperankan.

Sementara itu, Executive Producer Mo Sidik mengungkapkan rencana penggarapan Si Doel The Musical telah muncul sejak sebelum pemilihan presiden. Tim kemudian melakukan riset untuk menentukan pendekatan yang sesuai dengan kedekatan publik terhadap cerita tersebut.

Salah satu hal yang diteliti adalah popularitas Si Doel di media sosial. Potongan-potongan video yang banyak ditonton menjadi salah satu referensi tim dalam mengembangkan materi pertunjukan.

"Kami ingin menghidupkan kembali sesuatu yang sudah ada. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang lama dan sesuatu yang baru, sehingga karya ini bisa terlahir kembali," kata Mo.

Ia juga menyebut pertunjukan ini sebagai bagian pertama dari rencana trilogi musikal yang tengah dikembangkan.

Bukie B. Mansyur Perankan Si Doel

Salah satu sorotan dalam pengumuman pemain adalah Bukie B. Mansyur yang dipercaya memerankan Si Doel. Ia mengaku merasakan tekanan tersendiri karena karakter tersebut sudah sangat ikonik bagi masyarakat Jakarta.

Bukie mengatakan awalnya mengikuti audisi tanpa menaruh ekspektasi tinggi. Namun, setelah dinyatakan terpilih, ia menyadari besarnya tanggung jawab yang harus diemban.

"Bebannya sangat besar. Saya ikut audisi untuk peran Bang Doel, tapi jujur, saat itu saya nggak berharap apa-apa. Saya berpikir, kalau keterima, alhamdulillah. Kalau nggak, ya sudah, nggak apa-apa," ujar Bukie.

Ia mengaku terkejut sekaligus merasa tertantang ketika akhirnya mendapatkan peran tersebut.

Adifa Nadira, yang memerankan Sarah, juga menyadari adanya ekspektasi penonton terhadap karakter yang sebelumnya sudah diperankan dalam serial Si Doel. Menurut dia, kedekatan keluarganya dengan cerita tersebut membuat kesempatan ini terasa istimewa sekaligus menantang.

Sementara itu, Maria Giena dipercaya memerankan Zaenab. Ia mengatakan karakter tersebut memiliki penggemar sekaligus memancing beragam reaksi dari penonton karena sikap dan pilihan-pilihan yang diambilnya dalam cerita.

Maria menilai popularitas Zaenab membuat peran tersebut membutuhkan tanggung jawab besar. Ia bahkan langsung menyampaikan kabar keterlibatannya kepada keluarga setelah pertama kali dihubungi.

Bagian dari Perayaan Budaya Jakarta

Dukungan terhadap pertunjukan ini juga disampaikan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno melalui sambungan daring. Ia berharap panggung musikal dapat menjadi medium untuk memperkenalkan kembali tokoh-tokoh penting dalam perjalanan budaya Jakarta kepada masyarakat.

Rano menyebut ada rencana menghadirkan tiga drama musikal yang mengangkat figur ikonik Jakarta, yakni Si Doel The Musical, kisah Benyamin Sueb melalui Macan Kemayoran, serta pertunjukan mengenai Bing Slamet yang diharapkan menyusul pada Desember.

Menurut Rano, format musikal dapat menjadi salah satu cara efektif untuk memperkenalkan tokoh dan kisah yang memiliki arti bagi sejarah serta kebudayaan ibu kota.

Melalui Si Doel The Musical, tim produksi berharap cerita yang telah menemani beberapa generasi penonton itu dapat menemukan bentuk baru tanpa kehilangan kedekatannya dengan masyarakat.

Pertunjukan tersebut akan dikemas sebagai drama musikal komedi dua babak dengan durasi sekitar 120 menit, ditambah jeda 20 menit. Musik Betawi akan dipadukan dengan orkestrasi modern untuk mendukung penyampaian cerita di atas panggung.

Selain Bukie B. Mansyur sebagai Si Doel, jajaran pemeran yang diumumkan meliputi Adifa Nadira sebagai Sarah, Maria Giena sebagai Zaenab, Astry Ovie sebagai Atun, Atien Kisam sebagai Babe Sabeni, Rezky Cocip sebagai Mandra, dan Ade Rianom sebagai Mak Nyak.

Pertunjukan ini dijadwalkan berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 7–31 Januari 2027.


 

(kha)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya