"Semua transaksi lewat WhatsApp, yang terakhir kali ada website. Barangnya biasa dikirim lewat ekspedisi Paxel," tambahnya.
Sekadar informasi, Bernard disinyalir menjadi salah satu dari sedikitnya 85 korban yang tercatat tim kuasa hukumnya. Hingga laporan resmi didaftarkan, total kerugian gabungan para korban disinyalir telah menembus angka Rp25 miliar dan diprediksi masih terus bertambah.
Kuasa hukum korban, Bionda Johan Anggara, mengungkapkan bahwa keterlibatan para figur publik dan influencer menjadi faktor utama para kliennya berani menggelontorkan dana hingga miliaran rupiah.
"Tetapi yang paling utama, sebenarnya, setelah kami kroscek mengapa para korban ini semua tertarik, karena adanya publik figur. Itu adanya influencer, di mana kami sebutkan inisialnya adalah JC (Jennifer Coppen), KL (Kirana Larasati), terus satu lagi adanya NN (Nope Novian)," ujar Bionda.
(ant)