LOS ANGELES - Demi Moore nyaris kehilangan perannya dalam film St Elmo’s Fire akibat datang ke lokasi syuting dalam keadaan mabuk dan teler (karena pengaruh narkoba). Hal itu dibocorkan oleh Carl Kurlander, penulis skenario film tersebut.
“Joel Schumacher dan Lauren Shuler (sutradara dan produser film St Elmo’s Fire) kemudian bertemu dengan Demi. Aku ingat sekali Joel bilang padanya, ‘Keluar dari proyekku dan bunuh diri saja di film orang lain,” tuturnya seperti dikutip dari Page Six, pada Jumat (9/10/2026).
Sikap serampangan Demi Moore membuat Joel Schumacher murka dan memutuskan mencari aktris lain untuk berperan sebagai Jules dalam film ikonik tersebut. Sang sutradara kemudian bertemu Madonna dan yakin penyanyi 68 tahun itu akan menjadi bintang besar.
Untungnya, produser Lauren Shuler memberikan kesempatan pada Demi untuk kembali syuting namun dengan satu syarat. Ibu tiga anak itu harus menjalani terapi untuk kecanduannya pada alkohol dan narkoba.
“Lauren bilang ke Demi, ‘Lo bisa enggak bebas dari alkohol dan narkoba dalam 10 hari? Kalau bisa yuk syuting lagi.’ Lauren juga mengharuskan Demi mendapat pendampingan agar tetap sadar selama syuting,” kata Carl Kurlander.
Sang penulis skenario mengatakan, Demi Moore membuktikan diri mampu bebas dari kecanduan alkohol dan narkoba dalam 10 hari. Dia pun menyelesaikan syuting dengan baik hingga akhirnya St Elmo’s Fire dirilis pada 1985 dan menjadi film ikonik di tahun tersebut.
Demi Moore berperan sebagai Jules Van Patten dalam St Elmo’s Fire. Karakter itu digambarkan si sebagai ‘gadis pesta’ yang cerdas namun kerap bermasalah. Dia beradu akting dengan sederet nama besar kala itu, seperti Rob Lowe, Emilio Estevez, Andrew McCarthy, dan Judd Nelson.
Dalam film dokumenter Brats yang dirilis Hulu pada 2024, Demi Moore mengaku, didampingi seseorang selama proses syuting St Elmo’s Fire agar tak kembali menenggak alkohol dan mengonsumsi narkoba.
“Mereka membayar seseorang untuk mengawasiku 24 jam dalam seminggu selama proses syuting. Aku bisa bilang, Joel Schumacher benar-benar mempertaruhkan reputasinya untuk mempertahankan aktris yang tak punya daya tarik box office seperti aku.”*
(SIS)