Minola pun mengimbau pihak Sarwendah agar tidak mengaburkan makna dengan mendefinisikan istilah audit secara subjektif kepada publik. Ia bahkan mengibaratkannya dengan penilaian aset mandiri yang nilainya belum tentu valid.
"Sama seperti appraisal misalnya, 'saya sudah meng-appraisal rumah saya sekian miliar'. Semua orang pasti akan menghargai rumahnya mahal, tapi apakah itu valid? No. Yang valid itu kalau kita menunjuk independen appraisal," imbuhnya.
Lebih jauh, Minola mengaku tak habis pikir dan hanya bisa tertawa kecil menanggapi narasi audit yang disampaikan pihak Sarwendah.
"Audit juga seperti itu. Maka saya hanya bisa tersenyum ya kalau misalnya ada kata-kata audit sendiri," pungkas Minola Sebayang.
(ant)