JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah cara kerja industri konten digital di Indonesia. Sejumlah pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu berjam-jam, mulai dari membuat draf tulisan hingga merangkum data, kini dapat dilakukan dalam hitungan menit dengan bantuan teknologi otomatis.
Perubahan tersebut menjadi tantangan bagi konten kreator maupun pekerja di industri digital. Kemampuan teknis seperti menulis, mengolah data, dan memproduksi materi konten dinilai tidak lagi cukup menjadi pembeda ketika teknologi dapat melakukan pekerjaan serupa dengan lebih cepat.
Penggiat optimasi mesin pencari asal Surabaya, Moch Dzikry Nur Alam, melihat perubahan tersebut sebagai pergeseran peran manusia dalam industri digital. Menurut dia, tantangan terbesar bukan sekadar bagaimana menggunakan AI, tetapi menentukan bagian pekerjaan yang tetap membutuhkan penilaian manusia.
Pandangan itu sebelumnya ia uji dalam kompetisi Digital Leadership Challenge yang digelar Universitas Atma Jaya. Pada babak 20 besar, peserta mendapat studi kasus mengenai agensi digital yang mulai menghadapi persaingan dari teknologi AI.
Studi kasus tersebut memiliki keterkaitan dengan pekerjaan yang selama ini digeluti Dzikry. Analisis yang dilakukan timnya mengantarkan mereka ke babak final hingga akhirnya meraih posisi juara II.