Nathaniel Hutagaol selaku kuasa hukum korban kemudian menambahkan, "Saat itu, memang tidak ada CCTV yang bisa menjadi bukti telah terjadi pemaksaan hubungan badan. Tapi jangan lupa, ada D dan satu orang lagi yang menjadi saksi kejadian tersebut."
Karena membantu ANW lepas dari Betrand Peto, D pun turut menjadi korban kekerasan. Rambutnya dijambak oleh teman perempuan Betrand dan antingnya ditarik hingga telinga D robek.
"Saat D berusaha menolong, antingnya ditarik sampai telinganya robek. Untuk kejadian ini juga sudah kami laporkan ke Polda Metro Jaya ya. Namun peristiwa yang terjadi pada D bukan dilakukan oleh BP, tapi teman perempuannya," tuturnya.*
(SIS)