Selain faktor abu vulkanik, kondisi fisik istri yang sudah hamil delapan bulan menjadi pertimbangan utama. Andrew menyadari bahwa perjalanan jauh hanya akan menambah beban fisik bagi pasangannya.
"Pas kemarin sempat coba jalan-jalan ke mall juga istri juga udah susah jalannya kan gitu, 'Aduh capek pengen duduk, pengen duduk' gitu. Akhirnya udah deh mendingan nggak usah ke mana-mana gitu," jelasnya.
Kini, Andrew lebih fokus memastikan sang istri tetap nyaman di rumah sambil menunggu Hari Perkiraan Lahir (HPL) yang diprediksi jatuh pada akhir Oktober atau awal November mendatang.
(kha)