JAKARTA - Emmanuel Alvino, kuasa hukum korban dugaan penipuan investasi pengembangan arena olahraga, membantah adanya upaya perdamaian melalui jalur Restorative Justice (RJ), dengan Vicky Prasetyo.
Vino menegaskan, hingga kini tidak ada pertemuan dan kesepakatan damai maupun komunikasi terkait mediasi dengan Vicky dan kuasa hukumnya. “Ini maksudnya apa? Saya sudah konfirmasi kepada klien, mereka tidak merasa sudah menyetujui mediasi,” ujarnya.
Menurut Emmanuel Alvino, upaya mediasi memang sempat dibahas sebelum kasus penipuan tersebut viral di media sosial. Namun, rencana tersebut selalu menemui jalan buntu karena Vicky Prasetyo selalu ingkar janji.
Kekecewaan para korban pun memuncak setelah kasus ini menjadi sorotan publik. Mereka merasa dipermainkan karena mantan suami Angel Lelga itu sulit dihubungi dan tidak pernah menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah.
Vino juga mempertanyakan sinkronisasi informasi antara Vicky Prasetyo dan tim pengacaranya. Mereka menduga, terjadi ketidakterbukaan informasi yang disampaikan Vicky sehingga muncul pernyataan di media yang dianggap tak sesuai fakta.
“Sepertinya tim kuasa hukum Anda ini memberikan statement yang berbanding terbalik dengan informasi yang kami terima. Kok informasinya bisa enggak sinkron antara kami dengan pihak kuasa hukum VP?” tuturnya.*
(SIS)