JAKARTA - Pasangan Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu memilih memperdalam agama alias hijrah setelah belasan tahun menikah. Namun, hal tersebut tidak semulus yang dibayangkan.
Di awal pernikahan, Shireen mengatakan mereka sempat mengalami benturan hebat karena perbedaan kesiapan spiritual.
Teuku Wisnu diketahui memutuskan untuk mulai belajar agama lebih dulu. Namun, perubahan mendadak Wisnu yang menjadi lebih kaku dan keras dalam menerapkan aturan agama sempat membuat Shireen merasa tidak nyaman dan tertekan.
"Jujur waktu awal pernikahan tuh lebih banyak bentroknya karena dia udah ngaji banget, sedangkan akunya belum mau gitu. Dua kayak gitu tuh dalam pernikahan tuh berat menurut aku gitu," ungkap Shireen Sungkar dikutip dari kanal YouTube C8 Podcast, Selasa (18/8/2026).
Shireen menambahkan bahwa sifat Wisnu yang cenderung memaksa di awal proses hijrah justru membuatnya semakin menjauh dari keinginan untuk belajar agama. Ia mengaku tipe orang yang tidak bisa dipaksa secara kasar.
"Kak Wisnu tuh keras banget waktu awal-awal gitu. Dan itu yang bikin aku makin enggak mau pengajian. Makanya aku selalu bilang sekarang kalau udah ngaji jangan galak-galak. Itu bikin orang makin jauh," tegasnya.
Beruntung, Teuku Wisnu kemudian bertemu dengan beberapa dai yang memberikan nasihat bijak. Ia diajarkan untuk lebih lembut dalam membimbing istri, karena cara yang keras justru tidak efektif dalam dakwah rumah tangga.
"Alhamdulillah dia ketemu sama ustaz-ustaz yang malah marahin dia. 'Enggak boleh, galak tuh salah.' Akhirnya dia berubah, baik banget. Dia bisa menemukan titik kelemahan lo, jadi akhirnya luluh," kata Shireen.
Kini, Shireen merasa sangat bersyukur karena sang suami telah berubah menjadi sosok yang sangat lembut dan merangkul. Baginya, kunci dalam mengajak seseorang dalam kebaikan yakni dengan kasih sayang, bukan dengan penghakiman.
"Perempuan tuh maunya dirangkul, bukannya disikat. Jangan nge-judge orang. Kita tuh enggak pernah tahu ending orang tuh seperti apa," tandasnya.
(kha)