"Untuk fairness-nya, kita juga sudah informasi ke kuasa hukumnya, ke sesama rekan advokat, bahwa hari ini kami tidak bisa hadir. Kami beritahukan agar tergugat juga mengetahui, sehingga pilihannya dia mau hadir atau tidak. Tapi kalau memang dia tetap ingin ke pengadilan, ya enggak ada yang bisa larang," tambahnya.
Minola mengaku heran jika pihak Sarwendah mengklaim bahwa persidangan sempat dibuka. Ia berargumen bahwa secara formal, jika salah satu pihak sudah bersurat resmi, maka mediasi tidak akan mungkin bisa terlaksana secara efektif.
"Saya enggak ngerti ya, apakah sidang sempat dibuka atau tidak. Tapi buat apa mediasi dibuka kalau memang sudah ada pemberitahuan secara tertulis dari salah satu pihak bahwa kami tidak akan hadir? Kecuali kalau ketidakhadiran kami itu tanpa berita atau tanpa kabar," tegas Minola.
Meski absen, Minola memastikan bahwa Ruben Onsu akan berusaha hadir pada agenda mediasi berikutnya yang telah dijadwalkan ulang oleh pihak pengadilan.
"Semoga hadir ya di next agenda. Jadwal panggilan mediasi berikutnya sudah keluar sesuai dengan surat kami, yaitu minggu depan, hari Rabu," tutupnya.
(kha)