Cerita demi cerita dihadirkan dari berbagai daerah dengan tarian khas. Mulai dari Aceh, Pulau Nias, Sumatra Selatan, dan Sumatra Barat. Berlanjut ke Pulau Jawa yang diawali dengan tarian dari Jawa Barat bersama wayang Cepot, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Yogyakarta.
Ada yang menarik saat tarian khas Yogyakarta beraksi di atas panggung. Yura Yunita muncul dengan naga besar sembari bernyanyi. Suara merdunya memenuhi aula pelatihan itu. Tak sedikit pun dia terlihat grogi berada di atas naga.
Selanjutnya, giliran tarian dan lagu khas Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan Bali yang membuat para penonton terpana dengan kekompakan gerakan tarian mereka.
Para penyanyi maupun penari seolah saling memberikan semangat. Tak heran, jika penampilan mereka begitu menggelegar, semakin membuat penasaran saat hari pagelaran berlangsung.
"Sebagai penyanyi, saya merasa hanya bagian kecil dari pagelaran ini, mayoritas itu penari yang datang menghadirkan energi dengan kostumnya, gerakannya sehingga saya merasa harus ikut memberikan semangat yang sama," tutur Christine Tambunan, salah satu penyanyi yang terlibat dalam pagelaran ini.