"Liatin aja, ada hal-hal baru yang mau saya tunjukkan ke majelis hakim sebelum sidang dimulai. Menunjukkan ketidakadilan di ruang sidang dan tidak adanya etika dari PH DRL," cetusnya.
Doktif juga menegaskan agar kasus ini tetap fokus pada temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kandungan produk 'White Tomato' (WT) yang dianggap bermasalah, bukan dialihkan ke isu persaingan bisnis semata.
"Jelas-jelas BPOM release WT tidak pernah ada kandungannya. Jadi jangan giring opini ke hal lain," pungkasnya.
(kha)