"Tapi saya jadiin ini sebagai ganti, sebagai motivasi walaupun jujur takut. Tapi Bismillah, hal baik yang terjadi adalah saya berusaha keras bukan cuma buat diri, tapi untuk orang-orang sekitar dan juga Indonesia," tuturnya.
Ketegangan di dalam mobil semakin memuncak ketika kendaraan mulai menghantam pembatas jalan. Bubah bahkan sempat meneriakkan kalimat syahadat berkali-kali saat mobil berguncang hebat.
Beruntung, Bubah selamat dari kecelakaan maut tersebut meskipun ia mengalami cedera pada bagian tangan kanannya dan trauma yang cukup mendalam.
"Saya ngomong kayak teriak-teriak, 'Pelan-pelan, pelan-pelan awas,' segala macam sampai yang, 'Asyhadu alla ilaha illallah, asyhadu anna muhammadar rasulullah.' Itu ada satu momen ketika ngerasa, ya udah kalau udah saatnya saya ikhlas," pungkasnya.
(kha)