Oleh karena itu, Ruben akhirnya memutuskan untuk menunjuk pengacara sebagai jembatan. Hal ini dilakukan agar segala kesepakatan terkait anak bisa berjalan lebih tertib.
"Makanya dia berpikir, 'Udah nggak nyambung nih gue komunikasi'. Maka dia tunjuklah kuasa hukum untuk menyambung lidahnya, untuk menyampaikan segala sesuatunya. Apa ada orang yang gila, yang komunikasinya enak-enak saja, tapi suruh pengacara? Nggak ada!" tegas Minola.
Minola menambahkan bahwa langkah ini diambil agar komunikasi mereka memiliki landasan hukum yang jelas, terutama merujuk pada Akta 39 atau kesepakatan cerai yang telah dibuat sebelumnya.
"Biar komunikasinya lebih tertib, lebih terukur, dan ada landasan hukumnya. Karena kalau komunikasi langsung selalu lari ke masalah pribadi, lari ke masa lalu. Padahal situasinya sekarang sudah berubah, sudah berpisah," tambahnya.
"Supaya tidak ada lagi perdebatan-perdebatan yang tidak perlu yang akhirnya malah bikin lelah hati sendiri," tutup Minola.
(kha)