Menurut Cinta, kedua karakter tersebut memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang. Jika Aruna dipenuhi emosi dan amarah, Klara justru harus tampil tenang, penuh perhitungan, dan mampu menyembunyikan perasaannya.
“Kalau Aruna mungkin penuh sakit hati, penuh amarah. Klara itu adalah sosok perempuan yang sangat strategis, calculated, mampu menahan segala emosi yang ada dalam hatinya,” ujarnya.
Lewat arahan sutradara dan diskusi bersama para pemain, Cinta berharap penonton bisa merasakan konflik batin Klara yang tidak selalu terlihat dari ekspresinya.
“Harapannya penonton benar-benar merasa, ‘Wah, ini Klara benar-benar berani ya bisa melakukan ini semua, padahal dunia internalnya itu tidak sesuai dengan apa yang kita lihat di matanya’,” tuturnya.
(ant)