JAKARTA - Terungkap motif di balik aksi penganiayaan yang menimpa Karina Ranau di warung makan miliknya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Pelaku diketahui emosi hanya karena masalah sepele terkait pelayanan pesanan makanan.
Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur menyebutkan pelaku merasa dianaktirikan karena pesanannya tak kunjung dilayani, sementara pesanan dari aplikasi online justru didahulukan.
"Jadi ada rasa 'kenapa saya beli makan yang sama kok gak dilayanin, sedangkan yang lain kok bisa dilayanin?'. Karena ada pembelian secara online dan offline, yang dilayanin duluan itu yang online," jelas Kompol Mansur di kantornya, Selasa (7/7/2026).
Kejadian ini semakin ironis lantaran pelaku diduga tidak mengetahui bahwa sosok yang ia aniaya merupakan pemilik warung tersebut. Saat kejadian, Karina memang sedang melakukan aktivitas bersih-bersih secara mandiri.
"Yang saya dengar, katanya pelaku itu pada saat kejadian dia tidak tahu kalau saya itu owner-nya. Dia bilang dikiranya saya itu ibu-ibu yang kerja di warung itu, karena pada saat itu saya lagi nyapu," kata Karina Ranau.