JAKARTA - Penyanyi Aruma memiliki visi besar untuk perjalanan karier bermusiknya. Tak hanya ingin menghadirkan lagu yang menyentuh, pelantun tersebut juga berencana membangun sebuah universe yang saling terhubung di setiap karya, lengkap dengan visual sinematik yang mampu membawa pendengar masuk ke dalam dunia yang ia ciptakan.
Menurut Aruma, keinginan itu muncul karena satu lagu terasa belum cukup untuk menyampaikan seluruh cerita yang ingin ia bagikan kepada para pendengar.
"Aku selalu merasa satu lagu rasanya nggak pernah cukup untuk menceritakan semua yang ingin aku sampaikan. Setiap lagu biasanya menangkap satu emosi di satu titik waktu, padahal hidup kan jauh lebih kompleks dari itu. Jadi aku tertarik membangun karya yang saling terhubung, supaya pendengar bisa ikut melihat perjalanan emosinya secara utuh, bukan cuma satu potongan cerita."
Ia kemudian mengibaratkan setiap lagu sebagai satu bab dalam sebuah buku yang saling melengkapi.
"Aku juga suka berpikir kalau setiap lagu itu seperti satu bab dalam sebuah buku. Kalau dibaca satu per satu mungkin tetap bermakna, tapi ketika semuanya disatukan, ceritanya jadi jauh lebih lengkap."
Tak hanya dari sisi musik, Aruma juga memberi perhatian besar pada aspek visual. Baginya, visual menjadi bagian penting dalam menyampaikan emosi dan alur cerita yang tidak selalu bisa dijelaskan melalui lirik.