"BISMILLAH DEBAT INTELEK LU AMA GUE, kalau gak berani lo harus minta maaf ke kameramen," tutupnya.
Sebebagai informasi, masalah bermula dari cuitan Baskara Putra di media sosial X yang memicu kontroversi di kalangan pekerja kreatif, khususnya fotografer dan videografer panggung.
Sang musisi mengkritisi sorotan kamera ke arah penonton yang menampilkan catatan dilayar ponselnya. Catatan itu disinyalir mengarah pada gerakan anti-LGBT.
"Jadi apapun asal jangan jadi boti," demikian kata-kata di layar ponsel salah satu penonton.
"Tolol. kameramen juga ngapain nyorot ginian, katro," tulis Baskara dalam unggahan ulangnya di X pada 25 Juni lalu.
(kha)