Tantri KOTAK Ungkap Kronologi Kena Tipu, Berawal dari Tawaran Kerja Sama Bisnis

Niko Prayoga , Jurnalis
Kamis 25 Juni 2026 18:00 WIB
Tantri KOTAK membeberkan kronologi awal dirinya menjadi korban penipuan. (Foto: Instagram/@tantrisyalindri)
Share :

JAKARTA - Kasus penipuan yang dialami Tantri Syalindri Ichlasari atau Tantri KOTAK masih menjadi sorotan netizen hingga saat ini. Dalam unggahan terbaru di akun instagramnya, ia membeberkan kronologi awal dirinya menjadi korban penipuan.

Dalam unggahan itu terdapat beberapa slide gambar berisi curhatan Tantri disertai dengan bukti obrolan atau chat serta foto pelaku. Tantri menceritakan, bahwa dirinya pertama kali kenal dengan pelaku sekitar tahun 2021 karena anaknya dengan anak pelaku bersekolah di sekolah yang sama.

Sejak saat itu, dia pun menjalin hubungan baik dengan pelaku bahkan menyebut bahwa dirinya dengan pelaku pernah saling membantu di saat kondisi sulit.

“Aku mengenalmu sejak sekitar tahun 2021 karena anak-anak kita bersekolah di tempat yang sama. Selama ini aku mengenalmu sebagai teman yang baik. Kita saling membantu dan saling mendukung saat ada kesulitan,” tulis Tantri, dikutip Kamis (25/6/2026).

Keakraban keduanya terus berjalan, hingga pada 2025 pelaku menawarkan sebuah kerja sama bisnis kepada Tantri. Dia pun sempat ragu dengan tawaran tersebut, karena hal itu bertentangan dengan prinsipnya, yaitu urusan bisnis atau keuangan bisa mempengaruhi pertemanan.

“Di tahun 2025, kamu menawarkan sebuah kerja sama yang kamu jalankan. Bisnis ini berupa modal pembelian produk. Awalnya aku ragu karena khawatir urusan bisnis akan memengaruhi pertemanan,” ucapnya.

Apalagi, dia menganggap urusan bisnis dan uang sebagai urusan yang sangat krusial sehingga dirinya selalu berhati-hati saat memiliki urusan kedua hal tersebut dengan seseorang. Namun, Tantri akhirnya percaya dan mau menjalin kerja sama dengan pelaku. Hal itu dikarenakan kedekatan emosional dan rasa kepercayaan dirinya terhadap pelaku. 

“Dalam prinsip hidupku, urusan bisnis dan uang aku sangat berhati-hati sekali. Namun karena kepercayaan yang sudah terbangun dan pengalaman yang selama ini berjalan lancar, aku akhirnya luluh juga,” tutur Tantri. 

Awalnya, kerja sama itu berjalan mulus selama kurang lebih satu tahun. Sampai akhirnya pada 19 Juni 2026 usai transaksi terakhir, dia mendapati nomor telepon hingga akun media sosial pelaku tidak dapat dihubungi. 

“Sejak saat itu, puluhan orang lainnya berusaha mencari kabarmu. Kami saling berkomunikasi dalam panik dan putus asa. Rumahmu kami datangi, keluarga dan orang tuamu angkat tangan,” ujarnya.

Usai apa yang dialaminya viral dan menjadi sorotan netizen, Tantri mendapati banyaknya aduan yang diduga juga menjadi korban dari pelaku. Bahkan dia menceritakan salah satu korbannya adalah saudaranya sendiri. 

“Aku berharap kamu datang, menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, dan memberikan kejelasan kepada orang-orang yang selama ini telah menaruh kepercayaan dengan mati-matian sama kamu,” kata Tantri. 

Akhirnya dia pun intens berkomunikasi dengan korban lainnya. Tantri juga mengungkapkan total kerugian yang diklaim para korban mencapai Rp10 miliar. Namun, hal tersebut masih belum bisa dipastikan karena dirinya bersama korban lain saat ini masih melakukan verifikasi lanjutan terkait kasus yang menimpa dirinya dan pihak lain. 

“Menurut informasi yang saya peroleh, saya menduga orang yang dirugikan tidak hanya saya, karena itu kami semua intens berkomunikasi. Total kerugian yang diklaim para pihak tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp10 miliar, yang tentunya masih memerlukan verifikasi lebih lanjut,” tuturnya.

(ant)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya