JAKARTA - Perseteruan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah Tan, berkembang semakin pelik. Bahkan Sarwendah sempat mengeluarkan kata-kata kasar untuk sang presenter saat Live TikTok belum lama ini.
Potongan video Live Sarwendah itu sempat diunggah ulang akun @bernad.24 di platform TikTok. Dalam video itu, ibu dua anak tersebut tampak menunjukkan sesuatu kepada sang kekasih, Giorgio Antonio.
Dengan nada kesal, Sarwendah terdengar mengatakan, “Cih, gue juga enggak butuh duit lo anj*ng!” Ketika perkataannya ditanggapi oleh krunya, pelantun Melangkah Lagi itu dengan cepat mengatakan, “Sorry, sorry."
Menariknya saat Live berbeda, Sarwendah mengungkapkan, nafkah sebesar Rp200 juta per bulan yang diberikan Ruben Onsu untuk kedua anak mereka bisa didapatkannya dengan Live jualan hanya dalam waktu 30 menit.
Pernyataan Sarwendah yang menyebutnya dengan kata-kata kasar tersebut kemudian ditanggapi Ruben Onsu lewat unggahannya di Instagram, pada 3 Juni 2026. Dia mengaku, pasrah jika memang sang mantan istri tak menganggap kebaikannya selama ini.
“Jika ada rezekiku yang pernah kau nikmati dan ada kebaikanku yang pernah membantumu dan itu dilupakan, tidak apa-apa,” kata sang presenter dalam unggahannya.
Ruben Onsu menambahkan, “Saya tetap bangga orang yang dihina dan diremehkan, pernah mengangkatnya dari tumpukan lumpur, menyiram, dan merawatnya dengan keringatku. Semoga dia bisa mengingat dan menjaga lisannya.”
Pertikaian mantan suami istri ini kembali memanas ketika Ruben mengeluhkan Sarwendah mempersulit akses dirinya bertemu kedua putrinya. Tak hanya tak punya waktu bersama, Ruben lewat kuasa hukumnya mengaku, kini merasa asing dengan kedua putrinya.
Saat menonton acara balet putrinya, Ruben bahkan harus mengantre panjang agar bisa berfoto bersama kedua putrinya. “Ruben mau foto harus menunggu di luar dan dikacangin pulak,” ujar Minola Sebayang selaku kuasa hukum sang presenter.
Ruben Onsu juga mengaku, pernah menghubungi Sarwendah untuk meminta izin bertemu dengan anak-anaknya. Namun Sarwendah meminta untuk langsung berkomunikasi dengan kedua putri mereka.
Sayangnya, komunikasi ayah dan anak itu tidak berjalan sesuai harapan. Ruben harus menelan kekecewaan karena chat yang dikirimnya pada 25 April 2026 baru dibalas pada 1 Mei silam.
“Jadi bisa kami katakan bahwa realisasi putusan pengadilan agama yang mengatakan Ruben Onsu sebagai ayah berhak bertemu anak-anaknya 2-3 hari dalam seminggu tidak pernah terealisasi sampai sekarang,” ungkap Minola.*
(SIS)