NEW YORK - Benjamin Voortmans, desainer asal Belgia yang menuduh Jisoo BLACKPINK mencuri baju koleksinya, kembali buka suara lewat sebuah video di Insta Story, pada 6 Mei 2026.
“Aku dapat informasi dari Amerika bahwa masalahnya sudah selesai. Jadi, akan ada orang yang berangkat ke Korea untuk mengambil barang-barangku,” katanya dalam video tersebut.
Voortmans menilai, aksinya menyebut nama Jisoo BLACKPINK dan menuduhnya ‘mencuri’ menunjukkan buruknya komunikasi tim sang idol. Dia juga membantah sengaja menyerang Jisoo lewat videonya.
“Aku tak pernah menyerang Jisoo. Aku hanya menggunakan namanya untuk mendapatkan tanggapan dari pihak mereka. Karena nama Jisoo ada di email saat mereka meminta koleksiku untuk pemotretan,” ujarnya.
Benjamin Voortmans menambahkan, “Kami menghabiskan waktu 6 bulan untuk mendapatkan kabar dari mereka, tapi tak ada respons apapun. Jisoo dan timnya perlu belajar cara menghadapi orang terutama saat ada masalah.”
Karena itu, sang desainer meminta publik memaklumi kata-katanya yang dianggap terlalu kasar. Permasalahan bermula ketika Judassime mengirimkan beberapa koleksinya ke Jisoo dan timnya di Korea Selatan untuk pemotretan.