"Mau tau siapa pemilik TV Swasta Tersebut? Cek di mana Wanita Drakor ini diblacklist oleh TV SWASTA tersebut hingga saat ini!.
ISTRI PEMILIK TV SWASTA itupun tau siapa PELAKOR SEJATI NYA," katanya.
Lebih lanjut, Dhani menyatakan bahwa berbagai narasi yang berkembang di publik tidak sejalan dengan putusan hukum. Ia merujuk pada keputusan Mahkamah Agung yang disebutnya hanya mengabulkan permohonan cerai tanpa mengabulkan gugatan lain, termasuk hak asuh anak.
Unggahan tersebut juga berisi pernyataan personal terkait nilai keluarga, di mana Dhani menekankan pentingnya peran ibu yang mengutamakan keluarga dan tidak meninggalkan anak dalam kondisi apa pun.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak-pihak yang disinggung dalam unggahan tersebut. Pernyataan Ahmad Dhani pun memicu beragam reaksi dari warganet, mulai dari dukungan hingga kritik, terutama terkait etika menyampaikan tudingan di ruang publik tanpa disertai bukti yang dapat diverifikasi.
Peristiwa ini kembali menyoroti dinamika hubungan personal figur publik yang kerap menjadi konsumsi publik, sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai batas antara ranah pribadi dan konsumsi media.
(kha)