JAKARTA - Musisi Ahmad Dhani menjadi sorotan publik setelah mengunggah pernyataan panjang bernada kritik di media sosial, tak lama usai rangkaian acara siraman putranya, El Rumi, menjelang pernikahannya dengan Syifa Hadju.
Dalam unggahan tersebut, Ahmad Dhani menceritakan momen ketika putrinya, Shafeea, menangis setelah menyaksikan adegan emosional yang disebutnya sebagai “drama sinetron” dalam acara siraman. Ia mengaku langsung memeluk anaknya dan membisikkan pandangannya terkait sosok perempuan, yang disuga adalah Maia Estianty yang ia singgung dalam tulisan tersebut.
“Yang tadi kamu lihat adalah akting yang sangat buruk dari wanita yang mentalnya perlu diperiksa. Wanita itu ditalak 3 oleh suaminya karena perselingkuhannya dengan pemilik TV swasta dan perbuatannya itu sudah diakui secara tertulis dan ditanda tangani," kata Ahmad Dhani mengungkapkan detail apa yang disikan kepada Shafeea.
Dhani kemudian melontarkan tudingan serius, termasuk dugaan perselingkuhan, manipulasi opini publik melalui media infotainment, hingga klaim adanya laporan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang disebutnya tidak benar. Ia juga menyinggung keterlibatan pihak pemilik televisi swasta dalam membentuk narasi yang beredar selama bertahun-tahun.
"Tapi demi citranya, dia dibantu pemilik tv swasta itu bikin konten konten di infotainment yang isinya: Suaminya yang selingkuh dgn orang ketiga. Tidak bisa bertemu anak-anaknya, bikin Drama KDRT, hingga bikin LAPORAN PALSU KDRT. Masuk Rumah harus Lompat pagar," katanya lagi.