“Tantangan paling sulit saat rekaman. Tantangannya sih, aku harus keluar dari zona nyaman. Biasanya aku nyanyi husky, smooth gitu, tapi di lagu ini suaranya harus lebih bulat, dan beberapa kata pake teknik growl, karna lagunya harus bener-bener keliatan marah dan kecewa kan. Terus ada part whistle juga, itu lumayan PR pas rekaman, karna emang aku belum pernah whistle baik rekaman mau pun live,” jelasnya.
Perubahan karakter vokal ini menjadi langkah besar dalam perjalanan musikal Vionita. Ia tidak hanya menyajikan lagu dengan lirik kuat, tetapi juga menghadirkan warna suara yang lebih ekspresif dan penuh dinamika.
Single terbaru ini diprediksi menjadi salah satu karya yang mempertegas identitas baru Vionita Sihombing bersama Sony Music Entertainment Indonesia.
(kha)