"Kayaknya sampai saat ini sih enggak ada, cuma apakah itu ada atau tidak, saya enggak tahu. Cuma yang pasti sampai saat ini saya enggak monitor ada itu sih,” lanjutnya.
Meski demikian, Sangun memastikan pihaknya tidak akan tinggal diam apabila nantinya ditemukan adanya unsur kekerasan terhadap kliennya.
"Ya kalau misalnya betul ada kekerasan, ya sudah barang tentu tidak boleh kita diamkan dong. Cuma itu kan harus dikonfirmasi lagi, betul enggak apakah itu ternyata hoax atau enggak," pungkasnya.
Hingga saat ini, Rachel Vennya belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi mata tersebut maupun kebenaran isu yang beredar di media sosial.
(kha)