"Timeline-nya jauh. Orang datang dulu baru diinformasikan. Di sini kami melihat ada itikad tidak baik," katanya.
Sebagai kuasa hukum, Sangun masih berharap masalah ini bisa selesai dengan damai serta solusi yanga adil bagi anak-anak kedua pihak.
"Kami harap ada solusi yang baik, dalam artian tanggung jawab itu dijalankan. Ini kembali lagi, kita mencari keadilan untuk anak-anak," tegasnya.
"(Rencana jalur hukum) Masih didiskusikan. Intinya saya sekarang di Polda, nanti ke depannya kita lihat saja,” pungkasnya.
(kha)