JAKARTA - Genre hipdut terus menunjukkan perkembangan pesat hingga kini mulai merambah pasar internasional. Sony Music Indonesia bersama Sony Music Japan menghadirkan proyek kolaborasi lintas negara lewat single Swipe Kanan Kiri yang mempertemukan Sisca Saras dengan musisi Jepang NecoMe atau Ayaka Yasumoto.
Kolaborasi ini menjadi langkah besar dalam membawa musik lokal ke panggung global. Hipdut kini berhasil hadir di skena musik Jepang. Single Swipe Kanan Kiri diproduseri oleh F4dli dari FloorInc, sosok di balik kesuksesan lagu viral Aku Dah Lupa. Keterlibatannya dipilih karena karakter sound yang dinilai unik dan mampu menyatukan dua budaya musik berbeda.
“Jadi, tim Sony Music Indonesia sedang melakukan proyek kerja sama dengan Sony Music Japan dan mereka menawariku untuk berkolaborasi dengan artis Jepang karena tertarik dengan karakter sound-ku. Dari situ, kami mulai berkomunikasi hingga akhirnya sepakat membuat kolaborasi, maka lahirlah single yang menyatukan dua budaya ini,” ujar F4dli.
Sisca Saras mengaku antusias menjalani proyek internasional pertamanya. Ia merasa kolaborasi ini semakin spesial karena memiliki latar belakang yang mirip dengan Ayaka Yasumoto, yang sama-sama berasal dari dunia idol.
“Pengerjaan single ini menjadi pengalaman yang menarik banget buatku karena baru kali ini aku bekerja sama dengan musisi luar negeri. Aku selalu senang kalau diajak untuk melakukan proyek kolaborasi, apalagi mendapat kesempatan untuk nyanyi bareng dengan artis Jepang yang kebetulan punya latar belakang yang mirip karena kami sama-sama idol,” ungkap Sisca Saras.
Proses kreatif lagu ini dilakukan melalui workshop intensif dengan bantuan penerjemah untuk menjembatani perbedaan bahasa. Meski memiliki tantangan, hasil akhirnya tetap mampu menyatukan lirik dalam dua bahasa agar terasa selaras dengan musik.
Proyek ini dikerjakan dengan waktu yang terbilang singkat. Pada Januari 2026, Sisca Saras dan Ayaka Yasumoto menyelesaikan proses rekaman di Jakarta bersama tim Sony Music Japan. Dalam waktu lima hari, mereka berhasil merampungkan dua lagu, satu video musik, serta tujuh konten pendukung.
Pemilihan genre hipdut menjadi strategi utama dalam proyek ini. Perpaduan musik hiphop dengan dangdut dinilai sedang digemari dan memiliki potensi besar untuk menembus pasar global, dengan Jepang sebagai langkah awal ekspansi.
“Perpaduan musik Indonesia dan Jepang itu jarang, jadi aku memakai dasar koplo atau dangdut, tapi diberi sentuhan melodi dan sound khas Jepang sehingga terasa segar dan berbeda,” jelas F4dli.
Bagi Sisca Saras, membawakan lagu hipdut menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang. Ia mengaku genre ini terasa santai, enerjik, dan dekat dengan karakter musik yang ia sukai.
“Seru banget! Buat aku, hipdut itu santai dan asyik untuk dinyanyikan. Aku tidak begitu kesulitan dalam menyanyikan lagu ini karena memang suka dengan lagu-lagu berirama upbeat dan bisa dipakai untuk joget-joget. Sebagai musisi, ini hal yang menarik karena menyanyikan musik bernuansa hipdut, tapi dengan dua bahasa,” ujarnya.
Melalui proyek Hipdut Goes Through Japan, Sony Music Indonesia berharap kolaborasi ini dapat menjadi pintu masuk bagi musik Indonesia untuk dikenal lebih luas di pasar internasional. Single ini juga diharapkan mampu memperluas jangkauan karier Sisca Saras sekaligus memperkuat posisi Ayaka Yasumoto di kancah global.
Single Swipe Kanan Kiri dijadwalkan rilis di seluruh platform musik digital mulai 10 April 2026.
PROFIL SISCA SARAS
Mengawali karier musik profesionalnya saat bergabung dengan grup idola JKT 48, Sisca Saras kini bernaung di bawah label WeCord Evermore Indonesia. Di tahun 2024, ia merilis “Terbawa Suasana” dan “Cinta Setara” yang mendapat sambutan positif di platform musik digital Spotify dengan di-streaming sebanyak 700 ribu kali untuk single pertama dan 1,2 juta kali untuk single kedua. Di ulang tahun ke-26-nya pada 24 Februari tahun ini, Sisca Saras merilis single kelima, “Katanya Cinta” sebagai rasa syukur atas perjalanan kariernya. Kini, ia berkesempatan berkolaborasi dengan idol NecoMe (Ayaka Yasumoto) untuk single hipdut pertama mereka, “Swipe Kanan Kiri”.
PROFIL NECOME (AYAKA YASUMOTO)
NecoMe (Ayaka Yasumoto) merupakan seorang idol asal Jepang kelahiran 27 Juni 1998. Ia sudah bergabung dengan Shiritsu Ebisu Chugaku sejak grup ini debut pada 2009 dan mengisi suara serta menjadi aktris panggung untuk Misuzu Wakatsuki, karakter utama di Love Live! School Idol Musical. Terpilih sebagai duta budaya Indonesia-Jepang melalui single kolaborasi perdananya dengan Sisca Saras, “Swipe Kanan Kiri”, tentu menjadi pengalaman yang baru dan menyenangkan baginya. NecoMe (Ayaka Yasumoto) berharap, kehadiran single ini bisa lebih membuka lagi kesempatannya untuk berkolaborasi dengan musisi-musisi Indonesia lain.
PROFIL F4DLI
Fadli Hasan, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung F4dli, adalah artis produser kelahiran 13 September 1996 di Singkawang, Kalimantan Barat. Namanya langsung dikenal luas berkat lagu hipdut ciptaannya yang viral, "Aku Dah Lupa". Tidak hanya itu, ia juga memproduseri dua lagu lainnya yang juga dinyanyikan Mikky-Zia, di antaranya "Aku Bilang Jangan" dan "Apanya Dong". Kini, F4dli terpilih menjadi produser “Swipe Kanan Kiri”, sebuah single kolaborasi pertama antara Sony Music Indonesia dengan Sony Music Japan yang dinyanyikan oleh Sisca Saras dan NecoMe (Ayaka Yasumoto).
(kha)