Agrikulture Rayakan Ironi dan Harapan Lewat Single Terbaru Terang Di Gelap Cahaya

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Sabtu 14 Februari 2026 22:40 WIB
Agrikulture
Share :

Ada semangat seperti pesan yang dilepaskan ke ruang luas, serupa metafora message in a bottle ala The Police—sebuah harapan sederhana bahwa setidaknya ada yang mendengar. Karena di era digital, lagu memiliki kesempatan menjangkau penjuru dunia, menyebarkan suara kecil yang mungkin terasa tak berarti, namun tetap ingin didengar. “Dengarkan kami sebar suara ke seluruh penjuru dunia” bukan sekadar lirik, melainkan refleksi dari kebutuhan dasar manusia untuk terhubung.

Secara liris, Agrikulture tetap setia pada gaya observasional mereka: lugas, ironis, dan bebas dari romantisasi emosi berlebihan. Pilihan kata yang minimalis bukan tanpa alasan—kadang ketika seseorang terlalu resah, justru ia menjadi hampir tak bersuara. Speechless. Tidak tahu harus berkata apa lagi. Dan bukankah dalam kebisingan hari ini, panjang lebar pun belum tentu benar-benar didengar?

"Lagu ini adalah pengingat tentang bertahan dan menemukan makna terang versi masing-masing, bahkan ketika cahaya terasa samar," ungkap Agrikulture.

Pada akhirnya, “Terang Di Gelap Cahaya” tidak menawarkan solusi besar atau janji muluk. Ia hanya menyuarakan harapan yang sangat manusiawi: setidaknya menemukan sedikit terang di ruang yang terasa gelap tanpa cahaya.

Sejak kemunculannya di awal 2000-an, Agrikulture telah mengukuhkan posisi mereka lewat album Dawai Damai (2007) dan Terang Benderang (2011). Melalui single terbaru ini, mereka kembali membuktikan relevansinya di skena musik independen Indonesia—memilih jalur berbeda dengan menghadirkan musik yang danceable namun tetap artistik, reflektif, dan kontekstual dengan denyut kehidupan urban hari ini.
 

(kha)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya