JAKARTA - Hayati Kamelia berharap ada keadilan untuk kekasihnya, Ammar Zoni, dalam kasus dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba yang tengah menjeratnya.
Sebagai langkah awal, dia berharap, Ammar tidak dipindahkan kembali ke Lapas Nusakambangan setelah persidangan selesai. Dia menilai, pemindahan bukan langkah yang tepat untuk seorang pengguna narkoba.
“Aku mohon banget untuk tidak dipindah. Mungkin orang-orang melihatnya aku frontal banget ngebela Bang Ammar. Tapi enggak kok, aku hanya ingin keadilan untuk dia,” ujarnya.
Hayati Kamelia menegaskan, Ammar Zoni bukan bandar atau pengedar narkoba besar yang harus diberi pengamanan ketat. “Dia hanya mengonsumsi narkoba saja,” katanya.
Karena itu, Kamelia sangat yakin, Ammar Zoni akan bisa sembuh dan berubah jika mendapatkan rehabilitasi dan dukungan daei orang-orang di sekitarnya.
“Iya, aku yakin kok dia bisa berubah. Asal lingkungannya mendukung dia untuk sembuh dan berubah,” ungkapnya.
Sidang lanjutan kasus dugaan peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba yang digelar pada 12 Februari 2026 memang cukup berat untuk Ammar Zoni.
Pasalnya, keterangan dari dua saksi verbalisan yang didatangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) cukup memberatkan sang aktor.
Jaya yang merupakan narapidana Rutan Salemba mengaku, menjadi kurir untuk mengantarkan sabu dari Ammar untuk penghuni rutan lainnya.
Untuk menjalankan tugasnya, Jaya mengaku, digaji Rp100.000 per minggu oleh Ammar Zoni. Sementara saksi dari pihak kepolisian menegaskan kalau sang aktor menjalankan bisnis narkoba dari dalam penjara.
Kesaksian tersebut membuat Ammar Zoni emosional hingga akhirnya menangis “Saya juga manusia biasa, jadi kepancing (emosi) juga tadi,” katanya.*
(SIS)