Baim mengatakan perawatan steam cell dilakukan dengan cara mengambil sel dari sumsum tulang atau bone marrow.
Dia pun tak menampik perawatan tersebut terbilang mahal dengan manfaat yang tak bisa dirasakan secara instan.
"Katanya setelah dua bulan baru kelihatan hasilnya. Tapi oke sih, bagus," katanya.
Adapun alasan Baim memilih perawatan di luar negeri karena keinginannya sendiri. Namun, ia juga tak menutup kemungkinan untuk melakukan perawatan di Indonesia jika dilenglapi fasilitas yang memadai.
"Kalau ada di sini (Indonesia), yang bagus, ya di sini," pungkasnya.
(kha)