"Ya saya berharap sih cuma doa doa aja sih, saya minta berharap dari semua teman-teman minta doanya banyak-banyak," ungkap Ammar.
"Semoga ini semakin terbuka dan saya bisa segera pulang dan saya tidak kembali lagi ke Rutan Salemba karena tempat itu tidak profesional menurut saya," pungkasnya.
Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menilai kehadiran CCTV belum dianggap mendesak.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menyampaikan hal senada. Mereka mengklaim, pihaknya tidak berwenang dalam menghadirkan CCTV karena berada di instansi yang berbeda dengan penyidik.
(kha)