TANGERANG - Komedian Suryadi Ishaq alias Yadi Sembako baru saja menjual rumah pribadinya untuk menutupi kerugian Event Organizer (EO) milik Muhammad Adri Permana. Akan tetapi, setelah menjual rumahnya pada 10 Maret mendatang, bintang film Nenek Gayung ini mengaku belum memiliki rencana untuk tinggal dimana.
Diketahui, Yadi memang harus menanggung kerugian yang ditaksir senilai Rp198 juta tersebut seorang diri tanpa bantuan Gus Anom. Pelawak 50 tahun itu bahkan tak tahu keberadaan Gus Anom setelah hilang kontak selama beberapa bulan terakhir.
"Nanti aja lah kita lihat kelanjutannya bagaimana (untuk tempat tinggal). Terpenting saya dan keluarga mau selesai dari masalah ini," ujar Yadi Sembako di Polres Tangerang Selatan belum lama ini.
Yadi mengaku rumah yang dijual merupakan aset terakhir yang ia miliki. Sementara mobil pribadinya, tak kunjung dikembalikan oleh Gus Anom.
Yadi Sembako bingung soal tempat tinggal, usai rumahnya dijual (Foto: Instagram/yadisembako_official)
"Saya harus kehilangan aset lagi satu-satunya yang saya miliki (rumah), mobil sudah sama dia (Gus Anom-red) nggak balik juga ya kan, Apalagi? Yang selama ini dia numpang di rumah saya juga satu-satunya tempat keluarga saya, saya korbankan semuanya," paparnya.
Sementara itu, Yadi berharap bisa segera menuntaskan kasus ini dengan Adri hingga laporan kasus penipuan dan penggelapannya dicabut.
"Yang saya pengin bisa di kerjaan-kerjaan normal lagi kan. Banyak kontrak saya yang diputus. Ya kalau Andri nggak melaporkan saat itu saya masih ada kerjasama kontrak-kontrak, mungkin saya bisa cicil atau apa, ya Gus Anom hilang, nomornya susah dihubungi," pungkasnya.
(van)