Bersama Kaka, Slank yang berdiri sejak 1981 itu akhirnya debut di industri musik dengan merilis album ‘Suit…Suit..He…He… (Gadis Seksi)’, pada 1990. Lagu Maafkan dan Memang menjadi dua tembang hits dari album tersebut.
Setahun kemudian, band tersebut merilis album ‘Kampungan’, diikuti ‘Piss’ (1993) dan ‘Generasi Biru (1994). Slank terbilang produktif merilis karya. Sepanjang 1994 hingga 2013, band beraliran rock tersebut merilis 24 album.
Biodata dan agama Kaka Slank. (Foto: Instagram/@waybud/@fishgod)
Namun di tengah popularitas Slank kala itu, Kaka dan Bimbim harus terjerat obat-obatan terlarang. Kaka mengaku, menjajal ganja dan heroin untuk meningkatkan stamina dalam menciptakan karya.
“Kami mulai pakai putaw itu dari 1994 sampai 2000. Enaknya pakai putaw (heroin) sih paling setahun 2 tahun. Sisanya, seperti neraka dunia,” kata Kaka dalam channel YouTube Abdel Achrian, pada 31 Agustus 2021.
Masalah narkoba membuat dua motor penggerak Slank itu kolaps. Tak pernah berhasil untuk rehabilitasi, Kaka, Bimbim, dan Ivan, meminta Bunda Ifet untuk menolong mereka lepas dari belenggu obat-obatan terlarang.