Lebih lanjut, setelah Ratu Janggyeong meninggal pada 1515, sekelompok pendukung Dangyeong, Kim Jeong dan Bak Sang mempertaruhkan nyawa mereka untuk mengembalikan Dangyeong sebagai ratu dengan menyerahkan tugu peringatan.
Namun, kejadian naas menghampiri mereka, Kim Jeong diracun dan Bak Sang yang diasingkan. Sebagai pengganti Ratu Janggyeong, Raja Jungjon menikahi Ratu Munjeong dan memiliki beberapa selir hingga memiliki belasan anak.
Tragisnya, pada 27 Desember 1557, Ratu Dangyeong meninggal pada usia 71 tahun tanpa anak dan seorang diri. Sebelum didirikan sebuah kuil pada 1698, Dangyeong dimakamkan di situs pemakaman pribadi.
Kemudian, pada 1775 saat pemerintahan ke-51 Raja Yeongjo, gelar Dangyeong sebagai ratu dikembalikan.
Meskipun bergelar seorang ratu, makam dari Ratu Dangyeong sederhana, tidak ada layar batu dan hanya ada beberapa patung harimau dan domba.
Makamnya dikenal sebagai Olleung. Loyalitas Kim Jeong dan Bak San sebagai pendukung Ratu Dangyeong juga diakui dan diberikan monumen peringatan yang dikenal Sunchang Samindae.
Kisah Ratu Dangyeong pun diadaptasi dalam sebuah drama korea berjudul Queen for Seven Days pada 2017 silam.
Drama yang memiliki 20 episode itu dimainkan oleh Park Min-young dan Yeon Woo-jin serta Lee Dong-Gun.
(CLO)