Sempat berkarier sebagai aktor, ia muncul beberapa film layar populer, seperti Tinggal Sesaat Lagi (1986), drama keluarga Akibat Kanker Payudara (1987), dan drama keluarga 2 dari 3 Laki-Laki (1989), seperti dikutip dari Wikipedia.
Bahkan, ia sempat mendapatkan apresiasi dan pujian yang membuatnya mendapatkan nominasi untuk Piala Citra di Festival Film Indonesia, ketiganya sebagai Aktor Pendukung Terbaik.
Ia juga aktif sebagai seorang penulis yang beberapa karyanya telah diadaptasi ke layar lebar. Salah satu film populer yang pernah dibuat berdasarkan tulisannya adalah Ca-bau-kan (2002) dari novel berjudul sama Ca-bau-kan: Hanya Sebuah Dosa (1999).
Remy Sylado juga mengajar beberapa perguruan tinggi di Bandung dan Jakarta, seperti Akademi Sinematografi, Institut Teater dan Film, Sekolah Tinggi Teologi.
Dia seorang poliglot, menguasai banyak bahasa. Dalam beberapa kesempatan, dia sering berpakaian serba putih sebagai ciri khasnya.
(CLO)