JAKARTA - Roy Marten ternyata menggunakan dubber atau pengisi suara khusus di semua film lawasnya. Hal ini terungkap ketika sang putra, Gading Marten, menjadi bintang tamu di kanal YouTube VINDES.
"Bokap itu selalu filmnya dubbing, dia enggak mau pake suaranya dia sendiri,"kata Gading.
Gading menjelaskan soal proses pengerjaan film zaman dulu. Di kala itu, apabila ada kesalahan dialog saat adegan, itu semua tak masalah karena memang para artisnya akan melakukan dubbing.
Namun Roy ogah melakukan dubbing dan memilih agar suaranya diisi orang lain. Bahkan pada saat itu, memang ada dubber khusus yang dipekerjakan untuk mengisi suara di film-film yang dibintangi sang aktor.
"Jadi kalau nonton film-film bokap itu suaranya pasti suara orang lain. Ada dubber khusus Roy Marten, itu ada,” ujar Gading Marten.
Hal itu membuat Desta dan Vincent penasaran hingga menanyakan alasannya. Gading menjelaskan bahwa sang ayah malas mengisi suara karena tak mendapatkan bayaran lagi.
“Pertama karena dia males. Karena enggak dibayar lagi. Kerjanya dua kali kan. Jadi zaman dulu tuh salah-salah dikit nggak apa-apa. Karena semua pasti di dubbing,” tuturnya.
Selain itu, Roy juga tak percaya diri menampikan suaranya sendiri di film. Aktor Kabut Sutra Ungu itu merasa suaranya kurang bagus.
"Dia juga sebenarnya nggak percaya diri sama suaranya rada cempreng dan belibet, cepet kalau ngomong,” imbuhnya.
Namun pada akhirnya Roy harus menyesuikan diri dengan perkembangan zaman. Ketika menjalani syuting sinetron yang sudah serba digital, artis senior itu akhirnya menggunakan suara sendiri tanpa dubbing.
“Akhirnya pas sinetron, dia pake suaranya dia sendiri. Sinetron pertama dia pake suaranya dia sendiri dia sampe 16 kali karena dia nggak percaya diri sama suaranya. Dan dia selalu nungguin suara kamera. Sementara sinetron kan udah digital ya,” paparnya.
(ltb)