Lebih lanjut, Carlo mengaku grup bandnya tidak mengetahui terkait penggunaan obat-obatan yang dilakukan gitarisnya.
"Oh itu, kami enggak tahu. Karena itu ranah pribadi, kami juga kaget waktu salah satu manajer kami menemani Andrie di kantor polisi," ujar pelantun Cantik itu.
Sebagai informasi, Andrie Bayuajie ditangkap di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis, 2 Juni lalu. Dari penangkapan, polisi menyita 45 butir obat valdimex diazepam yang dibeli sejak 2020 sebanyak 12 kali.
Berdasarkan keterangan Andrie, dia menggunakan obat valdimex diazepam sejak 2017 hingga 2018 berdasarkan resep dokter. Namun pada 2020 hingga 2022, dia mengkonsumsi obat tersebut tanpa resep dokter, dibeli secara online. Sementara itu, berdasarkan tes urine yang dilakukan polisi, Andrie Bayuajie positif benzodiazepine.
(FLO)