JAKARTA - Content creator edukasi Zahid Azmi Ibrahim mengunggah sebuah video yang membahas soal asumsi publik tentang dirinya. Komentar pertama yang dibahasnya adalah soal asumsi bahwa dia memiliki dunia fantasi sendiri.
Dia membenarkan asumsi pengikutnya tersebut dan mengaku sejak SD sudah membuat negara yang ia konstruksi dalam pikirannya. “Dulu, aku senang banget bikin-bikin nama kota terus bikin destinasi wisata di kota tersebut, seperti stadion atau restoran mahal,” katanya.
Zahid Azmi menambahkan, “Bahkan sampai sekarang aku juga masih punya bahasa buatan yang aku bikin sendiri.”
Pada komentar selanjutnya, dia membahas pertanyaan pengikutnya mengenai lingkungan pertemanan yang ambisius. Zahid pun mengungkapkan, ia sadar kalau ada orang yang merasa tidak suka ketika melihat orang yang ambisius.
Komentar selanjutnya yang ia bahas adalah soal kritik warganet yang mengatakan dia dan channel YouTube yang dibangunnya tidak memberikan dampak nyata bagi masyarakat.