Grup Assahlan Hadirkan "Kembang Duka" Ceritakan Personel Jadi Penyintas Covid-19

Edi Hardian , Jurnalis
Jum'at 23 April 2021 19:50 WIB
Assahlan (Foto: Instagram)
Share :

JAKARTA - Grup musik Assahlan mengusung musik religi dengan format yang berbeda. Grup musik yang dibentuk oleh dr. Khoirul Hadi, SpKK ini bahkan mengusung tema penyintas covid yang berjudul "Kembang Duka".

“Pada Desember 2020, saya terkena Covid. Saya sakit parah. Nafas sesak, tidak bisa berjalan jauh. Sakit ini bukan hanya fisik tapi juga psikis. Karena setiap waktu kita melihat orang yang wafat. Kita sendiri seperti tinggal menunggu giliran,” kata Khoirul Hadi. “Alhamdullillah, ternyata Allah SWT memberi sembuh dan kesempatan kedua untuk saya bisa hidup,” ujar dr. Khoirul Hadi, SpKK.

Waktu kematian manusia bisa datang kapan saja. Jika waktu itu datang, tak ada satupun yang bisa mengelaknya. Itulah inti utama dari lagu “Kembang Duka” yang diciptakan dr, Khoirul Hadi, SpKK.

Baca Juga:

Kurma dan Air Putih, Menu Wajib Buka Puasa Personel Armada

Kartika Putri dan Dokter Richard Lee Gagal Mediasi

Ternyata saat tengah masa penyembuhan di rumah sakit, Khoirul memanfaatkan waktu dengan menulis puisi maupun catatan pribadi.

“Lagu ‘Kembang Duka’ merupakan puisi pertama yang saya tulis. Awalnya tidak terpikir menjadikannya lagu! Betul betul lahir karena untuk ngisi waktu!” ujarnya.

Tak sekedar ke-Araban seperti halnya lagu religi di Indonesia, Khoirul memberi contoh pada lirik “Zakat” dan “Subuh”. Ia membuat balutan nuansa musik yang nge rock. Tapi di bagian lagu yang lain, ia menginginkan penggunaan alat musik etnik nusantara.

“Karena itu di album ini terdengar suara alat musik Sampek dari Kalimantan, ada Sasando dari NTT. Pokoknya etnik dari Nusantara. Saya menginginkan album ini menjadi album religi universal, yang sama sekali tidak bernuansa gambus dan keraba-araban!”

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya