Ia melanjutkan, "Kurus sih pasti!! Tapi kurusnya melalui cara yang biasa dilakukan orang yang punya “eating disorders” (gangguan makan)."
Yulia menilai tata cara diet dalam buku tersebut tidak aman untuk diikuti orang lain. Dia sudah terlanjur kesal dengan kehadiran buku itu hingga menganggap pihak yang menerbitkannya kejam.
"Gemas deh!! Betapa kejamnya manusia yang publish diet extrim dan berkelit atau beropini bilang itu aman padahal jelas-jelas enggak aman," ungkap perempuan berdarah Jerman-Indonesia ini.
"Kejam.... pakai testimoni kurus sebagai rayuan, pakai testimoni sebagai anjuran, pakai testimoni sebagai indikator keamanan," pungkasnya.
(LID)